Minggu, 26 Oktober 2014

Yang dilakukan Saat Pengelolaan Sistem Informasi Akuntansi

Pengelolaan Sistem Informasi Akuntansi

1. Pengumpulan Data
Saat perusahaan menyediakan produk dan jasa ke lingkungan,setiap tindakan dijelaskan oleh suatu catatan data.
Sistem pengolahan data mengumpulkan data yang menjelaskan setiap transaksi internal perusahaan dan transaksi
lingkungan perusahaan


2. Manipulasi Data.

  • Pengklasifikasian, elemen‐elemen data tertentu dalam catatan digunakan sebagai kode.
  • Penyortiran, catatan‐catatan disusun sesuai urutan tertentu berdasarkan kode atau elemen data.
  • Perhitungan, operasi matematika dan logika dilaksanakan pada elemen‐elemen data untuk menghasilkanelemen data tambahan.
  • Pengikhtisaran, banyak data yang perlu disarikan menjadi bentuk total, subtotal, dan rata‐rata.
3. Penyimpanan Data
Setiap transaksi dijelaskan oleh beberapa elemen data. Seluruh data disimpan dalam suatu database.

4. Penyiapan Dokumen
SIA menghasilkan output yang dipicu dalam 2 cara :

  • Oleh suatu tindakan, output yang dihasilkan jika sesuatu terjadi.
  • Oleh jadwal waktu, output yang dihasilkan pada suatu saat tertentu.
“Output tersebut dalam bentuk dokumen kertas”


KARAKTERISTIK SIA
1. Melaksanakan tugas yang diperlukan.
2. Berpegang pada prosedur yang relatif standar.
3. Menangani data yang rinci.
4. Berfokus historis.
5. Menyediakan informasi pemecahan yang minimal.


CONTOH SIA :
“ Sistem yang digunakan oleh perusahaan‐perusahaan distribusi, perusahaan yang mendistribusikan produk dan jasanya
kepada pelanggan”


Sistem Pemasukan Pesanan :


1. Edit Data Pesanan
  • Perusahaan menggunakan formulir pesanan penjualan untuk mencatat data yang diperlukan untuk memproses pesanan pelanggan.
  • Nota penolakan pesanan penjualan, akan dikirimkan kepada pemesan apabila kode barang dan nama barang tidak sesuai atau tidak tersedia.


2. Menghitung Pemeriksaan Kredit
Satu pendekatan untuk melaksanakan pemeriksaan kredit adalah dengan mempertimbangkan dampak
jumlah pesanan terhadap jumlah piutang pada pelanggan tersebut.
Piutang dagang : jumlah uang yang merupakan hak perusahaan yang berasal dari penjualan sebelumnya.


SISTEM INFORMASI MANAJEMEN


1. Log Pesanan
Digunakan untuk menindak lanjuti pesanan dan memastikan bahwa pesanan telah terpenuhi.
Log Pesanan berisi : nomor pelanggan, nomor pesanan, tanggal pesanan pelanggan dan tanggal pesanan diterima.


2. Menandai Pesanan yang telah dipenuhi
Dengan mencatat tanggal pemenuhan dalam log pesanan, nilai infromasi dari file tersebut meningkat.
Informasi ini berharga bagi para manajer.


SUB SISTEM INPUT


A. Sub Sistem Pemrosesan data
1. Catatan yang berhubungan dengan keuangan perusahaan
2. Catatan dibuat untuk setiap transaksi (kapan, apa, siapa, berapa)
3. SIA merupakan satu‐satunya komponen input yang terdapat pada seluruh sistem informasi fungsional


B. Sub sistem Audit Internal
  • Audit eksternal mengaudit catatan akuntansi untuk menguji kebeneran
  • Audit internal melakukan analisis yang sama dengan audit eksternal tettapi mempunyai lingkup tanggung jawab yang lebih luas
  • Mempunyai kemampuan mengevaluasi dan mempengaruhi operasi perusahaan secata independen dari sudut pandang keuangan
  • Audit internal menawarkan obyektifitas
  • Audit internal bekerja dengan cara yang sama seperti analis sistem
C. Subsistem Intelijen Keuangan
1. Informasi Pemegang Saham (Laporan tahunan / triwulan yaitu neraca dan rugi laba)
2. Informasi Keuangan
3. Pengaruh Lingkunagan pada Arus Uang dimana berpengaruh langsung / tidak langsung pada arus uang melalui perusahan


SUB SISTEM OUTPUT

A. Sub Sistem Peramalan
1. Perawalan (forecasting)
Semua peramalan merupakan proyeksi dari masa lalu


2. Pendekatan Partisipasi
Penyusunan anggaran secara partisipasi yaitu manajer berbagai tingkatan berunding mencapai anggaran yang memuaskan semua pihak.
3. Pendekatan menerima dan memberi

SUB SISTEM MANAJEMEN DATA

Laporan Anggaran
  • Angagran operasi suatu unit seperti departemen / devisi tersiri dari jumlah untuk setiap pos pengeluaran dasar (gaji, sewa, telphone, perlengkan)
  • Laporan bulanan yang menunjukkan pengeluaran aktual dibandingkan dengan anggaran (anggaran bulan berjalan dan anggaran year to date)
SUB SISTEM PENGONTROLAN

Jenis‐jenis Kegiatan Audit
1. Audit keuangan : menguji akurasi catatan perusahan
2. Audit Operasional : memeriksa efektifitas prosedur. Jenis pekerjaan yang dilakukan analisis sistem selama tahap analisi siklus hidup sistem
3. EDP auditor
4. Audit operasional oleh audit internal mencari pengendalian yg memadai, efesiensi dan ketaatan pada kebijakan perusahaan
5. Audit Kesesuaian


Rancangan Sistem Pengendalian Internal


  • Auditor Internal berpartisipasi aktif dalam pengembangan sistem karena bila terjadi kesalahan maka biaya sistem akan meningkat seiring berlangsungnya sisklus hidup sistem
  • Auditor memberi keahlian yang dapat meningkatkan kualitas sistem
Rasio Kinerja adalah Hubungan dari dua atau lebih indikator kegiatan organisasi yang menjadi suatu cara
pengukuran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar