Sabtu, 01 November 2014

Pemrosesan Transaksi Berbasis Komputer

Pemrosesan Transaksi Berbasis Komputer Penginputan data ke dalam sistem informasi

Pemrosesan Transaksi Berbasis Komputer
Penginputan data ke dalam sistem informasi dapat melalui beragam cara:
  • dengan merekam data ke dalam sebuah formulir
  • dengan menginputkan data langsung ke dalam computer
  • dengan sms
  • dengan menginputkan data di internet
  • dengan barcode scanner
  • scanner yang lain

Dokumen Input

Dokumen input adalah formulir atau dokumen sumber, yang datanya akan diinputkan ke dalam sistem informasi. Contoh adalah dokumen penjualan.

Fungsi dokumen input:
  • sarana untuk mengotorisasi suatu transaksi
  • sarana untuk memicu tindakan yang diharapkan (missal, memicu konsumen untuk membayar)
  • refleksi akuntabilitas
  • menyediakan data untuk membuat laporan
Desain dokumen input yang baik:
  • judul yang bermakna
  • marjin
  • ukuran font
  • warna
  • berat kertas
  • nomor urut tercetak untuk dokumen yang sensitif
Tampilan layar komputer untuk entry data yang baik:
  • warna yang nyaman di mata user
  • memudahkan user dalam menginput data
  • perhitungan otomatis
  • kursor otomatis berpindah ke elemen data yang mesti diinput oleh user
  • pesan kesalahan yang mudah dipahami
  • menu help yang tersedia untuk membantu user
Proses

Pemrosesan Input:
  • off line (biasanya data diinputkan secara batch). Pemrosesan secara batch relative lebih murah dibandingkan dengan pemrosesan secara online
  • on line
Dokumentasi Proses
  • System flowcharts
  • Computer system flowcharts
  • (lihat yang sistem object)
Alternatif pendekatan pemrosesan data:
  • Periodic processing approach (sistem batch)
    · Sequential updating from batched input
    · Sequential updating after online data entry
    · Direct updating
  • Immediate processing approach (real time processing)

Perbandingan antara periodic processing approach dan immediate processing approach.

Keuntungan Periodic processing approach :
  • meningkatkan efisiensi pemrosesan data, khususnya pada saat perusahaan mesti memproses batch yang sangat besar
  • memungkinkan pengendalian menggunakan total batch untuk menjamin keakuratan dan kelengkapan data yang diproses.
  • pemanfaatan computer hardware dan software secara ekonomis

Kelemahan Periodic processing approach :
  • data dalam master file adakalanya out of date
  • jika ada kesalahan dalam transaksi maka koreksi atas kesalahan akan tertunda, dan pembetulan mesti menunggu sampai siklus proses berikutnya tiba

Keuntungan Immediate processing approach :
  • mampu menyediakan informasi yang uptodate
  • transaksi dapat segera diedit pada saat transaksi direkam, koreksi atas kesalahan dapat langsung dilakukan tanpa delay

Kelemahan Immediate processing approach :
  • membutuhkan hardware dan software yang cukup canggih
  • sistem yang lebih kompleks
  • lebih sulit dan lebih kompleks dalam membangun jejak audit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar